Kamis, 23 Februari 2012

part II (last)

"I'm permanently black and blue, permanently blue for you"
ya.. seperti itulah
kurang lebih begitu

seperti sebongkah es yang luber
apakah itu dirimu?
menyesalkah aku? mungkin iya
atas semua kesalah pahaman yang terlalu panjang
atas semua amarah yang dipendam
apakah ini batas akhirnya?
batas kesanggupanku untuk mencairkan kedinginanmu?

kenangan demi kenangan yang akhir-akhir ini muncul satu persatu

aku masih ingat bagaimana sosial media memperkanlkan kita
aku masih ingat ketika kau menjabat tangan yang salah
aku masih ingat bagaimana aku menangis ditengah permainan futsalmu
aku masih ingat aku yang marah dan menjauhimu
aku masih ingat pesan singkat;
"ga sopan sms pake nomer jakarta!" saat aku tak lagi sedekat ini dengan jarakmu
aku masih ingat siang itu terik, dan tak tau arah rumahmu
aku masih ingat kue bertuliskan namamu dan terpajang angka 17 diatasnya
aku masih ingat pertama kali kau datang dan gelagapan mengelap keringat gugupmu saat itu
aku masih ingat kebiasanmu mengetuk jendelaku
aku masih ingat bagaimana kau lebih mahir memasak daripada aku
aku ingat bagaimana kau mengelus lembut kepalaku dan menatap hangat untuk menyingkirkan lelahku
aku masih ingat kau tak menahanku pulang malam itu
aku ingat pertama kali aku membuat ulah karna kedinginanmu
akupun ingat bagaimana akhirnya kita berpisah

meskipun aku masih ingat tanggal dari semua memori itu
tapi setidaknya aku tau ini bukanlah pelajaran sejarah..

aku sadar sebenarnya
percuma menyesal
percuma menangis
kau sudah terlalu jauh..

(ice breakers)


(made by: @nichanicha waktu mubes dengan sedikit paksaan makannya jadinya "sedikit" bengkak)

(beautiful morn' w/ you, taken by: @amalDarmawan)

(bruises! HAHA)

(so(k) sweet! taken by: @amalDarmawan)

(for this thanks a lot for mba @ditaninditya)

(DOUBLE!)


(THIS! "but I guess if I love you, I should let you move on")

temen bilang;
RESPECT HIS NEW LIFE, RESPECT HIS CHOICE AND BE HAPPY FOR HIM!
Ya, I'm trying :')

Tidak ada komentar:

Posting Komentar